Ahad Berseri


Di pagi hari sang mentari bernyanyi-nyanyi sebagai puji pada illahi robbi. Cahaya sinarmu menunjukan semangat baktimu pada yang widi sang pencipta alam ini. Bulat raut wajahmu penuh senyum dipandang bumi dan seisinya yang mengandung sapa kasih sayang ilahi kepada ciptaannya seperti kita ini manusia makhluk mulia.

Hey mentariku teruslah kamu hangatkan bumi ini, dengan kasihmu tumbuh-tumbuhan bisa memancarkan hijau daunnya dan menampakkan aneka warna bunga penyedap mata, tak lupa tanaman berterima kasih dengan menghasilkan buah-buah sebagai wujud bakti dan terima kasih pada Sang Khalik penciptamu.  Surya, mentari, matahari, sun, srengenge itu sebagian kata-kata untuk memanggilmu. Dengan sikap ketaatanmu terhadap panji-panji ilahi “garis orbit” yang telah ditentukannya maka harmonisasi tercipta. Tawadhu-mu mentariku membuatku semangat terus untuk menirumu.

Dengan keikhlasanmu dalam taat kamu wujudkan dengan terus menjalani wajibmu mengabdi dengan tulus murni menyampaikan apapun yang seharusnya disampaikan pada yang berhak. Kau menyinari lautan luas yang mana dia setia selalu meniru rupamu biru ikut biru, ada awan ikut terlihat awan, dll. Sang laut merasa telah menerima banyak darimu sang mentari dia berterima kasih dengan menguapkan air sebagai ganti energy panas yang kau berikan padanya, sekipun tak sampek langsung padamu itu air sehingga berwujud awan yang penuh dengan H2O (Air) sebagai wujud kasihmu pada bumi maka kau panasi lagi agar menjadi air hujan.

Air hujan sebagai wujud kasih ilahi pada bumi ini, yang mana dapat memberi manfaat dan mudhorot/bahaya juga terhadap bumi seisinya. Manfaat yang pasti didapatkan oleh tumbuh-tumbuhan sebagai penyubur bumi yang penuh gizi natural original sebagai ciptaan ilahi jutaan tahun yang lalu. Dengan air hujan itulah tumbuh-tumbuhan dapat memakan elemen natural itu untuk pertumbuhan dan perkembang biaknya. Setelah makanan sampek ke daun-daunmu sang clorovile hijau daun memasak setelah kena sinar mentari yang penuh green energy, jadilah ia pembesar batang, memperbaiki kulit, menambah ranting, menumbuhkan pucuk daun dan mengeluarkan bunga-bunga indah tuk siap mengahsilkan buah yang ranum tuk dinikmati hewan maupun manusia.

Manusia maupun hewan sebagai mahluk yang bebas bergerak dan menyampaikan ekspresi keinginan dan dorongan untuk bertahan hidup maupun berkembang biak. Meraka terus berusaha mencari sumber makanannya. Ternyata sang mentari juga yang punya peran penting untuk energy geraknya itu salah satunya vitamin D, sehingga dia segar penuh vitalitas untuk tumbuh berkembang. Sebagai rasa terima kasih mereka akan ciptaan ilahi ini semua maka diwujudkan dengan menikmati dan tidak berlebihan.

Apa adanya adalah sikap qonaah, untuk menjadikan segala sesuatunya itu seimbang harmonis di alam semesta ini. Hanya dengan belajar membaca yang benar dengan teliti kita kan dapatkan pelajaran yang penuh dengan arti dan makna yang sangat berguna untuk memperbaiki kehidupan kita di masa mendatang.

Salam Berkah Al Ihsan

Tentang Haji Dwi Sugiarto

Bismillahi tawakkaltu alaullah. Rawe-rawe Rantas Malang-malang Putung. Bahagia bersama-Nya. Islam Nusantara itu Islam Rahmatan lil alamin. Salam Berkah Sobat.
Pos ini dipublikasikan di Hiburan dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s