Merasa di Selamatkan


Selamat Sore Sahabat dimanapun berada.

(Dalam perjalanan hidup ini setiap manusia ada tugas kewajiban untuk berbuat baik, lebih spesifik berbakti kepada Sang Pencipta sebagai wujud ibadah. Hal ini berlaku bagi siapapun yang merasa dirinya itu sebagai warga negara, bagian umat beragama, bagian dari komunitas masyarakat sosial yang heterogen, sebagai anggota keluarga dan lebih pribadi lagi sebagai diri sendiri).

Yang mana manusia itu memerlukan banyak hal yang disadari ataupun tidak, misalkan akan harga diri, pengakuan masyarakat, perekonomian yang terpenuhi, ilmu yang tinggi (gelar pendidikan), kebebasan berekspresi, kesendirian (kesempatan mawas diri dalam sepi), berkelompok dalam satu komunitas  dan masih banyak lagi.

Ada sedikit berbagi buat sahabat semua, tentang salah satu pemenuhan kebutuhan untuk  pendidikan/ilmu bagi seseorang/masyarakat itu sendiri. Katakanlah sahabatku itu si fulan dengan sebutan Mas Hari, yang mana saya telah belajar berorganisasi bersamanya sejak tahun 90-an sampai sekarang masih belajar bersama dan terus. Dari sepak terjangnya dalam menggapai ilmu agama Islam maupun ilmu pengetahuan umum saya akui tiada henti bahkan sekarang dia lagi kuliah di S2 nya. Mas Hari ini punya cita-cita untuk selalu berdakwah dengan cara-cara yang telah dia pelajari sejak dia dari kampungnya Cirebon, belajar di Pondok Pesantren terkenal di Jakarta Timur, dan juga belajar di beberapa perguruan tinggi di Jakarta juga. Dalam salah satu cara dia mewujudkan cita-cita perjuangannya adalah mendirikan taman pendidikan Al Qur’an yang mana para santrinya ada yang anak-anak, remaja bahkan orang dewasa. Saya sebagai kawan sangat mendukung sekali perjuangan dan memberikan apresiasi yang tetap tinggi karena semangatnya tidak pernah padam dalam berdakwah.

Sejarah kelam dimana tempat tinggalnya sekarang ini telah terbentuk sejak jaman perjuangan kemerdekaan bahkan mungkin sebelumnya, di jaman terjadi pergerakan komunis tahun enam puluhan tempat tersebut sebagai sarang/persembunyian orang-orang anti agama tersebut (menurut cerita orang-orang tua yang asli daerah sekitarnya. Bahkan di masa tahun pembangunan lagi gencar-gencarnya kebiasaan masyarakat di situ adalah berjudi, mabuk-mabukan, bahkan ada yang menyebut masyarakat kelam yang bermental tidak baik.

Dengan menghadapi kenyataan tersebut diatas dia berdakwah dari mushola ke mushola, dan mengajak masyarakat dari luar wilayah disitu untuk ikut berpartisipasi dalam membeli tanah untuk memperluas tanah wakaf yang ada, sehingga banyak donatur yang mau partisipasi dan akhirnya luas tanah wakat dapat untuk didirikan mushola dan ruang pendidikan dapat berjalan samapi tahun ini.

Dengan gigihnya Mas Hari aktif dibeberapa yayasan yang bergerak dibidang yang sama, bahkan sudah sering merintis kegiatan positif di wilayah yang lebih luas akhirnya diteruskan oleh orang-orang berkompeten di wilayah tersebut. Catatan-catatan penting yang bisa saya sampaikan disini, tidaklah selalu mulus/lancar perjuangan untuk amar makruf nahi munkar itu. Semangat juang yang tiada henti dan perluasan silaturohim/pertemanannya yang luaslah salah satu kunci keberhasilan dalam dakwah untuk mengentaskan masyarakat dari buta huruf.

Ada juga fitnah-fitnah yang terjadi dalam perjuangannya, namun itu dia anggap sebagai salah satu penyelamatnya. Semoga ada manfaatnya.

Rajinlah Belajar dan Berorganisasi wahai sahabatku, dan pasti banyak manfaat yang kita dapatkan.

Salam Berkah Sobat.

Tentang Haji Dwi Sugiarto

Bismillahi tawakkaltu alaullah. Rawe-rawe Rantas Malang-malang Putung. Bahagia bersama-Nya. Islam Nusantara itu Islam Rahmatan lil alamin. Salam Berkah Sobat.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s